Manfaat dan Khasiat Buah Pinang

Published March 20, 2012 by mingmega

Pinang (Areca catechu L.)
Sinonim : A. hortensis, Lour.
Familia : Arecaceae

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Cacingan, Perut kembung, Luka, Batuk berdahak, Diare, Kudis; Koreng, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, difteri; Tidak nafsu makan, Sembelit, Sakit pinggang, gigi dan gusi,;

Pemanfaatan :
Bagian YAng Dipakai : Biji, daun, sabut.

Kegunaan :

* Biji (Binglang) Untuk Mengobati : Cacingan taeniasis, fasciolopsiasis, Perut kembung akibat gangguan pencernaan, Bengkak karena retensi cairan (edema), Rasa penuh di dada, Luka, Batuk berdahak, Diare, Terlambat haid, Keputihan, Beri-beri, edema, Malaria, Memperkecil pupil mata (miosis) pada glaucoma.
* Daun Untuk Mengatasi : Tidak napsu makan, Sakit pinggang (lumbago).
* Sabut Untuk Mengatasi : Gangguan pencernaan (dyspepsia), Sembelit, Edema dan beri-beri. Pemakaian : Untuk minum: 5-10 g biji kering atau 5-10 g sabut, rebus.
Pemakaian Luar : Biji secukupnya direbus, airnya untuk mencuci luka dan infeksi kulit lainnya.

CARA PEMAKAIAN ( Untuk Mengatasi dan Mengobati ) :

1. Cacingan : 30 g serbuk biji pinang direbus dengan 2 gelas air, didihkan perlahan-lahan seiama 1 jam. Setelah dingin disaring, minum sekaligus sebelum makan pagi.
2. Luka : Biji ditumbuk halus, untuk dipakai pada luka.
3. Kudis : Biji pinang digiling halus, tambahkan sedikit air kapur sirih sampai menjadi adonan seperti bubur. Dipakai untuk memoles bagian tubuh yang terkena kudis.
4. Koreng : Pinang, gambir, kapur sirih masing-masing sebesar telur cicak, tembakau sebesar ibu jari dan 1 lembar daun sirih segar. Bahan-bahan tersebut dicampur ialu digiling halus. Lumurkan pada koreng yang telah dibersihkan.
5. Disentri : Buah pinang yang warnanya kuning muda dicuci lalu direndam dalam 1 gelas air selama beberapa jam. Minum air rendaman pinang.
6. Membersihkan dan memperkuat gigi dan gusi : Biji pinang diiris tipis-tipis. Kunyah setiap hari selama beberapa menit, lalu ampasnya dibuang.
7. Sakit pinggang : Daun secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, panaskan sebentar di atas api. Hangat – hangat dipakai untuk mengompres bagian pinggang yang sakit.
8. Difteri : 1 butir biji pinang kering digiling halus, seduh dengan 3/4 cangkir air panas dan 1 sendok makan madu. Setelah dingin dipakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 2-3 menit, lalu dibuang. Lakukan 3 kali sehari.
Efek samping: Senyawa alkaloid yang dikandung pada buah cukup berbahaya untuk sistem syarat. Yang umum terjadi adalah mual dan muntah (20-30%), sakit perut, pening dan nervous. Untuk mengurangi kejadian muntah, minumlah rebusan obat setelah dingin. Efek samping yang jarang terjadi adalah luka pada lambung yang disertai muntah darah. Tanda-tanda kelebihan dosis: Banyak keluar air liur (qalivation), muntah, mengantuk dan seizure.
Pengobatan: Cuci lambung dengan larutan potassium permanganate dan injeksi atropine. Untuk mengurangi efek racunnya, pemakaian biji pinang sebaiknya yang telah dikeringkan, atau lebih baik lagi bila biji pinang kering direbus dahulu sebelum diminum. Kebiasaan mengunyah biji pinang, dapat meningkatkan kejadian kanker-mukosa pipi (buccal cancer).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: